ScienceSide #04 : Moth and Light
![]() |
| pict source : adobe stock |
Laron dan serangga lain sering terbang mendekati cahaya lampu. Biasanya laron sering mendekati cahaya di malam hari selepas hujan. Lantas mengapa laron atau serangga lain tertarik atau suka mendekati cahaya lampu?
Meskipun tidak semua serangga, laron yang tertarik pada cahaya biasanya tertarik pada sinar UV dan cahaya putih. Inilah yang menyebabkan ratusan serangga bisa berkerumun di sekitar lampu neon putih di rumah.
Dikutip dari Farmers Almanac, banyak yang meyakini bahwa serangga fototaktik positif (seperti ngengat) menggunakan cahaya bulan sebagai alat navigasi. Namun, ketika lampu menyala, serangga melihatnya sebagai bulan lain dan kebingungan. Saat itu serangga mencoba memandu diri dengan lampu yang berwarna putih.
Menurut Rosichon Ubaidillah, peneliti serangga Puslit Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), selain mencari tempat hangat, keluarnya laron menuju sumber cahaya merupakan suatu perilaku mencari pasangan untuk membentuk koloni baru.
Berdasarkan penjelasan di akun Twitter BRIN, kemunculan laron di musim hujan terjadi karena ratu rayap lebih banyak memproduksi rayap bersayap atau laron (alate) sebagai calon ratu dan raja untuk membangun koloni baru.
Itulah mengapa laron banyak muncul di musim penghujan. Kemudian laron keluar mencari lokasi yang terdapat cahaya.
referensi
idntimes.com



0 comments